Kamis, 20 Desember 2012


Ini puisiku novy……

KESETIAAN
Hingga waktu telah memisahkan kita
Lautan memisahkan kita
Jiwa yang terpisah jauh
Menanti sebuah pertemuan
          Hari demi hari
Detik demi detik
Hari ini kan selalu menantimu
Menyatukan hatiku dan hatimu
Kesetianku kan selalu untukmu…..

HEMBUSAN DEDAUNAN

Sejuknya hembusan dedaunan
Kian menyejukkan hatiku
Panas, polusi seakan sirnah
Hati terasa damai
          Pohon-pohon yang berjejer
          Seakan ingin memberikan keteduhan
          Ku duduk dibawah pepohonan
          Hembusan dedaunan ku nikmati
Perlahan ku langkahkan kakiku
Tiada lagi ku lihat pohon-pohon
Rasa panas seakan menantiku
Hatiku kini terasa gerah
          Ingin ku kembali melangkahkan kaki
          Menemui pepohonan yang berjejer
Merasakan kembali kesejukan
Hembusan dedaunan

KESEDIHAN

Hidupku yang menyedihkan
Tak seindah yang kubayangkan
Kadang hati ingin berteriak
Menangisi nasib ini
          Ingin ku bersandar dipundakmu
          Mengangisi nasib ini
          Ingin ku selalu duduk disampingmu
          Menjalani hidup bersamamu


 
penantian
Kalau tiba saatnya
Aku ingin melihatnya
Walau hanya sekejap pandangan mata
Ku ingin melihatnya untuk terakhir kali
          Hari demi hari
Detik demi detik
Ku berdiri seorang diri
Menanti kehadiranmu
Tawamu, candamu, kian menyejukkan hati
Kapankah kita bisa bertemu lagi
Sahabat……..

RESAH 
menunggu dan menunggu
menunggu sesuatu yang membosankan
ingin rasanya kakiku melangkah dengan perlahan
menikmati indahnya suasana
lelah.....
leti......
lesu....
kian menyertaiku
ku duduk menyendiri dengan rasa membosankan
tak tau apa yang harus ku lakukan
hanya bisa menunggu dan menunggu
BAYANGANMU…
Saat bayanganmu hadir dihari-hariku
Senang.. bahagia.. kian menyertaiku
Ku ingin rasa itu selalu ada
          Melewati setiap hembusan nafasku bersamamu
          Meraih mimpi bersamamu
Suka duka bersamamu
Bersamamu adalah kebahagiaan yang tak terkalahkan

PERASAANKU…
Setiap detak jantungku
Setiap hembusan nafas ini
Setiap kaki ini melangkah
Ingin ku menggapai tanganmu
Tuk bersamaku selamanya
Begitu sempurnamu telah menciptakan semua ini
Begitu agungmu telah mempersatukan kami

MALAM
Saat malam telah tiba
Gelam menyertainya
Bintang-bintang menantinya
Bulan siap memancarkan cahayanya
Kududuk diam dan menatapnya
Menikmati segarnya hembusan ombak
Suara gemuruh ombak
Menyertai heningnya malam ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar